Kesehatan

A.MERAMU OBAT TRADISIONAL SECARA BENAR

Ramuan tradisional telah digunakan secara turun temurun dan dipercaya dapat menyembuhkan penyakit. Cara pengolahan dan penggunaannya pun tergolong sederhana. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mendapatkan ramuan yang higienis dan benar-benar berkhasiat. Berbagai hal yang harus diperhatikan diantaranya, pemilihan bahan baku, kebersihan alat dan air yang digunakan, cara pemakaian, jangka waktu pemakaian, serta dukungan tindakan medis lainnya.

  1. Bahan Baku

Bahan baku obat tradisional berupa tanaman berkhasiat obat yang akan digunakan hendaknya memenuhi beberapa syarat. Beberapa jenis tanaman memiliki bentuk dan warna yang mirip sehingga sulit dibedakan. Karena itu, pemilihan bahan harus dilakukan dengan teliti supaya tidak terjadi kesalahan. Kesalahan dalam pemilihan bahan yang digunakan bias berakibat fatal, karena efek dari setiap tanaman berbeda-beda.

Bahan tanaman obat bisa digunakan dalam keadaan segar atau harus dikeringkan terlebih dahulu. Pengeringan bahan baku diantaranya bertujuan utuk menghilangkan zat racun yang terkandung di dalamnya seperti pada tanaman mahkota dewa. Proses pengeringan harus dilakkan dengan benar supaya dihasilkan bahan baku yang bekualitas. Hasil pengeringan harus benar-benar kering dan tidak terkontaminasi jamur.

  1. Kebersihan Alat dan Air

Salah satu factor penting dalam pengolahan ramuan tradisional adalah kebersihan peralatan atau wadah yang digunakan. Bila peralatan yang digunakan tidak bersih dikhawatirkan malah akan mendatangkan penyakit dan menghilangkan khasiat obat. Sendok, gelas, panic rebusan, saringan, botol, atau peralatan lainnya perlu direbus atau direndam air panas sebelum digunakan.

Saringan yang berupa ayakan atau kain harus benar-benar bersih, atau jika perlu kain diganti yang baru setiap kali penggunaan. Panci rebusan sebaiknya terbuat dari tanah liat dan tidak terbuat dari logam, seperti besi, alumunium, atau seng. Hal itu dimaksudkan agar ramuan tidak terkontaminasi oleh bahan logam yang bias menimbulkan racun. Sementara itu, air yang digunakan untuk mencuci dan merebus ramuan harus air bersih atau air yang sudah masak. Air bersih terlihat jernih, tidak kotor, dan tidak berbau.

  1. Cara Pembuatan dan Pemakaian

Ramuan tradisional biasanya dibuat dengan cara direbus, diperas, atau dimakan mentah. Ramuan yang dibuat dengan direbus umumnya bias disimpan selama 12 jam. Sementara itu, jika ramuan berasal dari perasan, hanya boleh disimpan selama maksimum 6 jam. Selama jangka waktu tersebut ramuan dianggap aman. Namun setelah melewati masanya harus segera dibuang dan diganti denan ramuan baru.

Pengobatan dengan ramuan harus memiliki jangka waktu pengobatan. Satu jenis ramuan tidak boleh digunakan terus-menerus selama jangka waktu lebih dari 2 bulan. Bila selama 2 bulan penyakit belum membaik, sebaiknya diberi masa interval. Pemberian ramuan tersebut sebaiknya dihentikan dan diganti dengan ramuan jenis lain.

B. RAMUAN PENAKLUK ASAM URAT

Ramuan 1

Cabe jawa kering 5 gram(3 buah), kumis kucing kering 20 gram (1 genggam), dan gandarusa kering 20 gram (1 genggam).

Ramuan 2

Temulawak kering 10 gram (2 iris), akar sidaguri kering 20 gram (1 genggam), dan daun sendok kering 20 gram (1 genggam)

Ramuan 3

Akar alang-alang kering 20 gram (1 genggam), sambiloto kering 10 gram (1/2 genggam), kayu manis kering 5 gram (3 batang ukuran 3 cm), cengkih kering 5 gram (1 sendok teh), dan brotowali kering 10 gram (1/2 genggam potongan kecil-kecil).

Ramuan Luar

Selain 3 ramuan diatas, tanaman obat dalam bentuk segar juga dapat digunakan untuk pengobatan dari luar dengan cara dibalur atau diborehkan. Berikut ini ramuan luar yan bias digunakan.

  1. Daun gandarusa 1 genggam dilumatkan, dicampur dengan air kapur sirih, lalu dibalurkan pada bagian yang sakit.
  2. Rimpang jahe segar diparut, dicampur dengan sedikt garam, kemudian dibalurkan pada bagian yang sakit.
  3. Minyak sereh dibalurkan pada bagian yang sakit
  4. Jahe 1 genggam, cuka 1 sendok teh (sdt), kapur sirih ½ sdt, dan kencur ½ genggam dilumatkan, lalu diperas dan diambil airnya untuk dibalurkan pada bagian yang terasa nyeri.
Comments
  1. Amber says:

    You post interesting posts here. Your page deserves much more visitors.
    It can go viral if you give it initial boost, i know useful service that can help you,
    just type in google: svetsern traffic tips

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s